https://bacaberita.co.id


Copyright © bacaberita.co.id
All Right Reserved.
By : Aditya

Dosen D III Keperawatan Universitas Abdurrab Berikan "Peer Educator Anti-LGBT" di SDN 161 Pekanbaru

Dosen D III Keperawatan Universitas Abdurrab Berikan "Peer Educator Anti-LGBT" di SDN 161 Pekanbaru

Penyerahan Kenang -Kenangan Tim Pengabdi Kepada SDN 161 Kota Pekanbaru/Dok. Nanda Ayu Wulandari, Amd,Kep

Pekanbaru – Dalam upaya mencegah penyebaran perilaku LGBT di kalangan anak-anak, dosen Program Studi D III Keperawatan Universitas Abdurrab menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Peer Educator Anti-LGBT” di SDN 161 Kota Pekanbaru. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi serta para pendidik di sekolah tersebut.

Ketua pengabdi ibu Ns.Yulia Febrianita,M.Kep mengatakan Kegiatan ini diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh kepala sekolah Ibu Marnaini,S.Pd, para guru, dan perwakilan dosen dari Universitas Abdurrab. 

Dalam sambutannya, kepala sekolah Ibu Marnaini,S.Pd SDN 161 menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kontribusi pihak Universitas Abdurrab dalam memberikan edukasi terkait pencegahan LGBT di kalangan anak-anak sekolah dasar.

Pembukaan Oleh Kepala SDN 161 Kota Pekanbaru/Dok. Nanda Ayu Wulandari, Amd,Kep

Selanjutnya, sebelum sesi penyampaian materi, peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal mereka tentang LGBT dan bagaimana cara mencegahnya. Setelah itu, sesi materi 1 diberikan  oleh pemateri ibu Ainil Fitri, Ns, M.Kep dan Sesi materi 2 diberikan oleh ibu Ns.Saniya,M.Kep. Pemateri merupakan dosen D III Keperawatan Universitas Abdurrab, dengan fokus pada pembentukan kelompok "Peer Educator Anti LGBT", di mana siswa-siswa diharapkan dapat menjadi pendidik sebaya yang menyampaikan pesan-pesan positif dan anti-LGBT kepada teman-teman sebayanya.

Penyampaian Materi Oleh Ibu Ainil Fitri, Ns,M.Kep/Dok. Nanda Ayu Wulandari, Amd,Kep

Penyampaian Materi Oleh Ns.Saniya, M.Kep/Dok. Nanda Ayu Wulandari, Amd,Kep

Sesi ini diikuti dengan tanya jawab, di mana para siswa dan guru diberikan kesempatan untuk bertanya seputar materi yang disampaikan. Diskusi berlangsung aktif dan interaktif, menunjukkan minat yang besar dari peserta terhadap topik yang diangkat.

Sesi tanya jawab/Dok. Nanda Ayu Wulandari, Amd,Kep

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan post-test, yang bertujuan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, terlihat adanya peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan siswa mengenai pentingnya pencegahan LGBT. Dan Diakhiri dengan Penobatan Peer Educator/Champion Anti LGBT SDN 161 Kota Pekanbaru secara simbolis dengan pemasangan pin oleh salah satu perwakilan guru.

Penobatan Champion Anti LGBT/Dok. Nanda Ayu Wulandari, Amd,Kep

Hari kedua kegiatan akan berlanjut dengan fokus pada praktik dan pelatihan untuk para Champion, di mana mereka akan mendapatkan bimbingan lebih lanjut mengenai cara menyampaikan pesan-pesan positif di lingkungan sekolah. Yang sebelumnya juga diawali pre dan post test serta sesi diskusi. Hari Kedua diakhiri dengan penutupan oleh kepala sekolah dan penyerahan kenang-kenangan tim pengabdi kepada SDN 161 Kota Pekanbaru.

Praktik Champion kepada teman sebaya/Dok. Nanda Ayu Wulandari, Amd,Kep

Menurut Ns.Yulia Febrianita,M.Kep dosen D III Keperawatan Universitas Abdurrab, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah preventif untuk menjaga anak-anak dari pengaruh LGBT melalui edukasi yang baik sejak usia dini. Kegiatan serupa rencananya akan terus dilakukan di sekolah-sekolah lain di Pekanbaru dan sekitarnya sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.

Editor : Editor 1 » Sumber : Beritariau.com